Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Jika Semut Tersesat?



Jika semut tersesat tanpa menemukan kembali jejak kimia untuk pulang ke rumahnya, semut itu akan menemui ajalnya. Meski masih bisa bertahan hidup tapi semut itu sudah kehilangan tujuan hidupnya.

Karena ia tidak dapat bereproduksi atau memulai koloni baru. Semut dengan koloninya itu seperti tentara yang saling melindungi. Sedangkan, saat semut sendirian ia akan menjadi sebuah camilan. Ketika malam hari datang, ia juga bisa membeku tanpa kehangatan sarangnya. Jadi ia akan terus berjalan sampai menemukan sarangnya atau mati.

Lalu bagaimana jika semut itu bergabung klan/koloni lain?

Tergantung: kadang-kadang akan ada yang beruntung dan diterima koloni lain, tetapi lebih besar kemungkinan semut nyasar itu dibunuh klan tersebut. Setiap koloni memiliki sebuah bau yang unik pada semua semut di dalam sarang, sehingga semut dapat mencium bau asing jika semut lain adalah koloninya atau musuhnya.

Tentu ada semut yang gampang pulang. Beberapa semut gurun dapat menemukan sarang mereka menggunakan landmark visual. Penanda visual dan bau berfungsi sebagai petunjuk penting.

Posting Komentar untuk "Bagaimana Jika Semut Tersesat?"