Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Semut Mati?


Ketika seekor semut mati, semut lainnya tidak memperhatikan. Mereka akan berjalan mengelilinginya seolah semuanya masih normal. Tiga hari kemudian, Jika semut mati itu ada di dalam sarang, semut lain akan mengambil mayatnya dan melemparkannya ke tempat pembuangan sampah / kuburan luar koloni semut.

Kenapa tiga hari? Butuh waktu lama bagi semut untuk mulai membusuk ke titik di mana ia melepaskan asam oleat. Asam ini memunculkan bau semut busuk. Nah makannya semut yang baru mati dicuekkin karena belum mengeluarkan bau mayatnya.

Semua hal yang berbau asam oleat dianggap mati oleh si semut. Hal ini pernah di uji coba oleh pakar biologi bernama E.O Wilson dengan mengambil semut hidup yang diolesi dengan asam oleat, alhasil semut tersebut dianggap sudah mati, semut yang lain mengambil semut yang sudah dilapisi asam oleat dan melemparkannya ke tempat sampah.

Semut yang bau mayat tersebut tidak akan menolak, tetapi akan bangkit dan membersihkan diri sebelum kembali ke sarang ... dan jika dia tidak melakukan pekerjaan yang cukup benar dan menyeluruh, ia akan dibuang ke tempat sampah lagi.

Source: How Animals Grieve, By Barbara J. King.

Posting Komentar untuk "Bagaimana Semut Mati?"