Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membedah Teori Mengenai Penggunaan Masker Yang Lebih Membahayakan daripada Covid-19!


Semenjak berlakunya era new normal, pemerintah mewajibkan kita untuk menggunakan masker setiap saat kemana pun kita pergi. Ketentuan tersebut membuat timbulnya pro & kontra mengenai "Penggunaan Masker Setiap Saat Untuk Beraktivitas".

Akhirnya munculah suatu teori menyatakan bahwa penggunaan masker berbahaya untuk kesehatan, karena masker dapat mengurangi masuknya oksigen ke dalam otak dan meningkatkan karbon dioksida darah, membuat tubuh menjadi lemas dan dapat mengancam nyawa.

Pernyataan tersebut menyebabkan sebagian orang tidak mau menggunakan masker untuk pencegahan Covid-19, alih-alih mengatakan bahwa kekurangan oksigen di dalam tubuh lebih berbahaya dari Covid-19.

Dan membuat beberapa musisi  "ternama" (katanya) setuju akan pernyataan di atas (dah pada tau lah siapa wkwk)

Untuk membedah isu tersebut secara ilmiah, ada beberapa point yang akan dibahas:
  1. Ukuran pori-pori masker (masker medis)
  2. Ukuran oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2)

1. Ukuran pori-pori masker

Setiap jenis masker mempunyai ukuran pori-pori yang berbeda pula, namun dalam tulisan ini saya akan mengambil ukuran pori-pori pada masker medis.

Pori-pori masker medis mempunyai ukuran sebesar
80-500 mikrometer (µm) jika dikonversikan ke milimeter maka 0,08-0,5 mm.


Gambar yang saya lampirkan merupakan permukaan masker medis yang diperbesar menggunakan SEM dapat dilihat sebegitu  kecilnya ukuran 80-500 µm.

2. Ukuran oksigen (O2) dan Karbon dioksida (CO2)

Berdasarkan ukurannya, oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) mempunyai ukuran sebesar 152 pikometer (pm) dan 232 pikometer (pm). Jika dikonversikan pm menjadi µm maka ukuran oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) menjadi 0,000152 µm dan 0,000232 µm.

Maka dengan data yang kita peroleh bahwa ukuran oksigen (O2) dan karbon dioksida mempunyai ukuran 100.000 hingga 1.000.000x lebih kecil dibanding pori-pori masker bedah.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa molekul kedua zat tersebut tetap dapat keluar masuk masker dengan bebas.

Sehingga teori-teori yang mengatakan bahwa penggunaan masker lebih berbahaya dari covid-19 adalah TIDAK BENAR!

Referensi :

Posting Komentar untuk "Membedah Teori Mengenai Penggunaan Masker Yang Lebih Membahayakan daripada Covid-19!"